May 17, 2013

Berlian


"Bukan masalah yang menjadikan kita semakin baik. Tapi sikap kita dalam menghadapi masalah tersebut-lah yang menentukan apakah kita kuat seperti berlian, atau rapuh bagai arang."
(G.A)

    Analoginya seperti proses pembuatan batu berlian. Seperti yang kita ketahui bahwa dalam pembuatannya, berlian membutuhkan tekanan yang sangat tinggi untuk mendapatkan bentuk yang cantik sehingga mampu mendispersikan cahaya putih menjadi pelangi. Kaitanya adalah, seperti itu pula pembentukan pribadi kita sebagai manusia. Sama seperti berlian tadi, dalam hidup sehari-hari, kita sering mendapatkan cobaan, masalah dengan kemasan yang beragam. Tak urung pula, hal tersebut menjadi tekanan besar yang mampu merubah bentuk kepribadian kita menjadi lebih baik atau sebaliknya. 
    Berlian, menjadi batu yang sangat berharga karena mampu melewati tekanan besar, suhu tinggi, yang menyebabkan unsur karbon di dalamnya hancur, sedangkan hasil akhirnya adalah berlian tanpa ada retak atau cacat sedikitpun. Kita sebagai manusia juga begitu. Manusia akan menjadi sangat berharga dan memiliki karakter pribadi yang kuat setelah kita mampu menghadapi dan menerima tekanan kuat dari berbagai macam masalah hidup. Tekanan dari berbagai arah terkadang membuat kita emosi, goyah bahkan hampir putus asa. Namun bukan itu jawabannya, jika kita terus berusaha dan bersabar, InsyaAllah proses terbentuknya berlian akan ada pada diri kita.
    Intinya adalah bersabar, terus berusaha, dan hadapi segalanya first-thing-first. Karena kita akan kewalahan jika menghadapi semuanya dalam waktu bersamaan.
   Dengan diberi tekanan besar, kita akan menjadi terbiasa dalam menyikapi segala masalah, dan memang butuh waktu dalam penempaan karakter agar lebih baik. Namun lebih baik memulai dari sekarang, daripada tidak sama sekali. 



Spring, 2013 - G.A 

Apr 20, 2013

Setapak Ilalang

I. Menuju sebuah penghantaran

     Tuhan seperti membuka mata pikiranku. Ia memberiku pilihan atas hidup yang kujalani. Memberiku pilihan antara jalan dimana salah satunya berujung pada tebing curam dipenuhi ular. Lalu aku harus mencari sendiri, bermodalkan firasat dan logika yang kurasa tak mampu menuntunku untuk memilih. Tak ada teman, tak pula sahabat. Karena inilah jalanku, pencarian garis akhir di batas liku kehidupan. 
     Lalu aku mulai dengan sebuah langkah kecil diantara perbatasan dua awan. Aku memilih jalan di persimpangan kiri itu. Jalan rusak yang berujung pada suatu istana megah dimana semua harapan serta mimpi ada disana. Ketika kumulai seperempat langkah, kakiku mulai berdarah, kesakitan, lalu terjatuh di semak ilalang tanpa angin senja. Tandus, tapi aku terus berjalan diatas kerikil tajam. Aku buta kemana arah dan tujuanku, yang kulihat hanyalah hamparan kuning tandus tanpa tepi. Tapak menuju istana megah yang sedang kutelusuri ini berliku, dikelilingi tebing terjal, serta harus memakan waktu bertahun-tahun, bahkan mungkin puluhan. Namun aku menguatkan diri, menarik napas panjang, lalu membayangkan akan tiba saatnya Istana dan mimpiku hadir di depan kelopak mata. Kemudian aku terpejam, terjatuh disemak alang kuning hingga bayang harapan mulai memudar. Aku tak tahu harus melangkah kemana.
 
Ibu, aku lapar, aku haus. 
Ibu, aku kedinginan, tolong kuatkan langkahku, entah aku harus melanjutkan, atau aku mati ditengah jalan.
Bagaikan mata air, air mata ini terus bergulir, andai aku bisa menatapmu semudah aku menatap bintang dilangit. 


Tidak. 
Ini belum berakhir, hanya sebuah langkah kecil untuk akhir sebuah mimpi.

Ghita Athalina


駄目な日


    今日は大変な一日だった。やっぱりお風呂って私に全然駄目だ。一時間ぐらいお風呂に入って、寝てしまった。最近は疲れやすいので、今日だけちょっとお風呂でのんびりしたいな〜と思った。けど、寝てしまった後はすぐにシャワー浴びた。浴室出たところで、身体が震えて、顔、唇、手も白くなった。それだけではなく、なんか...心臓拍も速くなってきた。本当に今日は最後の日だと思った(みんな、ごめんね、もし私はみんなの心に傷ついたことがある)。 
    ヤバいそうな感じだったので、両親に電話した(医者として、母父として)。で、薬飲んで、暖かい牛乳飲んで、3枚のジャケットも着た。あーーそのとき、部屋の温室は26度だった(26度だったのに、身体すごく震えてた)。大体3時間後はもう震えなくなったけど、熱がありそうだ(温度計ないので、計らなかった)。何で今日はこんなになったの(T___T) でも良かった、今までまだ生きてるんだ。
じゃ、今日のレッスンは:
①.お風呂場で寝てしまうと全然駄目です。
②.それから、朝起きたときは朝ご飯食べることなのは大事なことです(朝ご飯、お風呂じゃなくて)。

以上、お休みなさい〜
Spring - G.A

Apr 18, 2013

Don't forget to take some snaps before sleep. 
Have a nice dream people
—おやすみ—

Experience is(not) the best teacher


     By the way, recently, I'm just thinking about best thing for us to learn. And what do you think? Is it about experiences? mistakes? regrets? tears? or something like that? I think experiences have an important role in our life.
     We must be have heard about a phrase which said "Experience is the best teacher". Don't you agree which this one?
I think experience can be both, good and bad. It depends on our perspective, and this time I write about my statement, point of view here, just my opinion.
      First, I don't think experience is the best teacher. I prefer use 'good' than 'best' word.  There are many things which taught us better than experience. What about motivation? I think it gives us more another positive ways of thinking, ways to do and of course, a spirit. I mean, we judge things bad or not based on our experience right? We did thing, knew 'bout which one's good or not, and DO regret if we realised it was wrong. On the one hand, experience could be good teacher. It tells us to avoid bad things, IN CASE, if we really realised those are wrong and decided to not do that again, or regret. 
     On the other hand, "experience" could have a bad mean. Let me ask you 'bout this one for an example: What's your opinion about 'young' who addicted to cigarettes though they've already known about negative effects from smoking? They must be known about the bad effects, but if 'the young' still take them, could we call it as an "experience"? In such this case, can experience be the best teacher? Think about it again.
     The experience can be good and bad. But the most important is not how much we get a good experience or bad is. Rather, how can we understand and learn from the experience. If only we can do is regret, then do not blame others when they can advance while we are not. Humans can live successful because they look bad experiences in the past and try not to repeat and improve for the future. 
  
    " Experience with understanding is the good teacher.  To be educated in a subject that also contains your own experience is the best way to go.  Experience without education is much lower 'level'  "


And tell me about yours :D 


Spring - G.A 

Apr 17, 2013

サヨナラ

     Hi guys, how's life goin'? Great right? So, long time no posting in this blog because I had super-extra-very-busy-busy moving preparations this month. And start from this spring, I live in Tokyo. Huurrayyy!  (At first I-do-really-happy because I thought that I would live at Metropolitan City in Japan, until I came here for the first time.. and realised that I'm wrong). FYI, Tokyo is a big city, and I live at the suburbs one, Kami-syaku-ji-i. There's no entertainment places (karaoke place, shopping place, jogging-track, gym, swimming pool, MOVIX, ZARA, GAP, TOPSHOP, Forever21, Mitsui-Outlet Park, INGNI, or Gasto, Kura-Zushi, Saizeriya, whattttt kinda boring place this is!!) near here, just super-so-so supermarket and kinda convenience store. But it just took 15 minutes to walk from dormitory to Kamisyakujii Station. It takes about 30 minutes to go to school, Tokyo Polytechnic University, which is located near Ogawa Station. Very different with the old one, because I didn't need to go to station first, then came to school. I just walked from dormitory to the class, and just needed 10 minutes *palmface*.

And this is some of picts of my 'old' room:
 I have more than 36 boxes~ exclude PC+TV+other electronics box 

   この2年間にお世話になりました。辛ー嬉ー涙ー笑ー悲ー楽、いつも一緒に過ごして、本当に良かったです。どんなことでも、頭の中に良い思い出になり、繰り返せないことが永遠に忘れられません。  
   窓を開けたら、冬の寒さを感じて、梅の花の姿見ると落ち着きました。春の桜の花びらたちは寮の前にハラハラ、自転車に乗り涼しい風を感じ、大好きで、「春はこれだ!」って言えるぐらいでした。本当にいい感じでした。この2年間、お疲れさまでした。 

心の底から、ありがとうございます、C409 :')

Spring - G.A 

Mar 30, 2013

Pada Sebuah Kenangan


Kepadamu yang kurindukan, 
Dengan seluruh angan ini, ijinkanlah aku berkata;
Ingatkah kamu tentang hari dimana kita bertemu?
Tentang kata tak terucap namun hadir lewat tatapan sepasang mata. 
 
Ketika gerimis itu kutelusuri dengan tapak dan gemericik air,
lalu bibirku menyungging perlahan, pandangku menadah keatas, seraya menatapmu.
Dan ketika itu pula aku tahu kisah ini, antara aku dan kamu dimulai.
Salam hangat pada hari di musim gugur itu.
 
Ingatkah kamu?
Tentang memori dan semua asa yang hadir disela tawa dan air mata kita?
Tentang wajah lelah, hati yang hampa, atau tangis bahagia?
atau tentang segelas cokelat panas yang menutupi kegundahan hati kala salju pertama itu turun?
Ya, aku ingat semua.
 
Ada rasa yang tersisa disini.
Sebuah rasa dengan kenangan manis akan cerita yang takkan terganti
Sedih akan perpisahan, takut akan kehilangan,
serta sepucuk rindu mencekam.
Pahit.
Tangis.
 
Kulantunkan sebuah melodi musim semi.
Kunyanyikan bait demi bait hingga perbatasan senja itu memudar
Mencoba mengingat semua kenangan ini.
Dan berharap bayangmu kembali nyata, 
 
Selamat tinggal, bangunan tanpa nama.
Terima kasih telah meneduhkan hari-hariku.
Terima kasih atas semua kenangan indah,
pada awal kisah perjalanan hidupku
diawal musim gugur itu.



 Spring, G.A



Feb 6, 2013



I'm not crying
I just regret about a thing.


Winter, G.A


Jan 15, 2013

Remember


    I kind of surprised when I opened window in the morning and found out that snow was falling outside. White day, snow everywhere. Yesterday was Mom's birthddaaaayyyy. Happy birthday Mama, I pray to God all the best for you and our family :) Sorry I couldn't be at home,  but I'll come to Indonesia soon. Anyway, yesterday was Coming-of-age ceremony day, which a ceremony that Japanese people who turning to 20 must be attend the ceremony to celebrate and get advices about what things that adults do and things that mustn't do. Me, who turned 20 last year, had invited to join this ceremony, but unfortunately I didn't know how to join because; first, it was so expensive to rent the Kimono; and second, I don't have any Japanese friends here who would join this ceremony at Hashimoto (current city). No need a ceremony, or expensive Kimono, or purikura with friends (LOL), I just hope I could be better person than last one.
    最近悩んでいることがいっぱい。理由よくわからないけど、思い出したら涙が溢れるぐらいだ。二十歳なのにまだまだ泣きやすいし、 すねやすいなどなどだ。どうしてこんな人生になったんだ、どうしてこんな性格で生まれられたんだ。時を戻したい。いくら頑張っても意味がないようだ。いつも失敗、どんなことをやるといつも間違った。ま、元々馬鹿女だからさ。自分自身から本当にあきらめたくない、進めたい。しかし、どこまで出来るのか、私も知らない。人生は限界があるだとよく言われた。私に応援して欲しい、強くなりたいから。それだけお願いします。

 白鏡
    I was talking to mirror: "When you are sad, please remember that there's not only you, who were hit by many problems at the same time. Remember, that there are so many people who had bigger problems that might be influence their whole lifetime, lost or death. The world is round like a ball, the world is like a spinning wheel that always turn around over times never stop and never has an ending. Now, might be you're in the bottom of the south pole, on a deep of under earth, but one thing that you should believe in is, that everything which happened to your life is just for a second, it's temporary, because nothing lasts forever, and everything happens for a reason. Keep fight and praying, don't loose your hopes and dreams. Then when the time come, the wheel will continue turning until it reaches a top, into a place called happiness."

- G.A 

Jan 5, 2013

Cinta


    Cinta adalah ketika hanya bayangnya yang terlukis di bola matamu, lalu kamu tersenyum sambil membenarkan kacamata hanya untuk menyembunyikan pipi merahmu. Wajah yang memerah bagai sakura yang bermekaran, lalu kamu tersipu malu sambil menggigit kecil bibir mungilmu itu. Dan adakah hal yang lebih indah dibanding menemukan orang yang hanya melihat dirimu satu-satunya didunia ini? Memang terlihat absurd, tapi itulah cinta, bukan untuk diartikan dengan sebaris bait, atau setebal buku puisi. Tapi hanya bisa diartikan melalui bahasa hati, bait perasaan tanpa logika.
     Cinta seperti sinar mentari, ketika buliran salju pertama itu turun diwajahmu. Hangat yang kau rasa karena sinar itu menerpa wajah pucat yang kedinginan kala itu, dan putih yang indah bagaikan hamparan gurun kapas tanpa batas, hanya putih dan bayangnya yang kamu pandang. Lalu disaat kamu tertawa sambil menatapi langit kebiruan kala senja itu, kamu mengambil sebilah cabang cemara dan mengukir namanya diatas salju, berharap Ia akan menemukan namanya lalu tersenyum menampilkan barisan gigi rapi yang jarang kamu lihat.
    Namun cinta adalah daun maple saat musim gugur di pertengahan September, kala hatimu hampa dan cinta itu mulai pudar. Kelopak kuning menari dibawah pohon, dan tak ada satupun yang peduli ia ada, tak ada yang tahu ia kecewa.  Cinta yang kedinginan karena tak ada yang peduli atau membalas. Atau cinta yang tersakiti karena sebuah pengkhianatan orang yang kamu cinta. Hati yang merasa terbuang, berubah kecoklatan tua, lalu mulai berguguran seiring musim gugur berlalu. 
     Lalu cinta yang tulus adalah sebuah kata maaf dari hati. Yang tak harus kamu paksa lidahmu untuk mengatakannya, dan tangisan sandiwara, karena cinta yang abadi bukan sebuah drama dengan skenario yang kamu tulis. Cinta akan kembali bermekaran ketika sebuah hati tidak dapat hidup tanpa menemukan kembali belahan jiwa yang pernah terluka, atau mencari lagi sebuah arti cinta pada kehidupan esok hari seiring bergantinya musim.


G.A